Mengenal Keputihan Patogis dan Cara Pencegahannya

patogis

Keputihan secara umum dimaknai sebagai keluarnya cairan pada organ intim wanita yang dalam keadaan normal dipengaruhi oleh kadar horrmon dalam tubuh.  Keputihan sendiri menurut medis dibedakan menjadi dua, yakni keputihan yang sifatnya normal (fisiologi) dan keputihan yang tidak normal (patologis).

Untuk keputihan normal atau fisiologi tentunya tak perlu dikawatirkan karena memang tidak berbahaya. Namun untuk jenis kedua yakni keputihan patologis,  harus benar – benar diperhatikan karena merupakan kondisi medis yang dapat membahayakan kesehatan organ – organ reproduksi.

Keputihan patologis umumnya disebabkan oleh infeksi jamur, virus, dan bakteri akibat pola hidup yang tidak bersih pada daerah kewanitaan. Keputihan jenis ini sering ditandai dengan keluarnya cairan berwarna putih susu, keabu – abuan,dan  hijau kekuningan (normalnya berwarna bening). Cairan ini biasanya kental dan mengeluarkan bau yang tidak sedap atau amis. Ciri lain dari keputihan patologis adalah adanya rasa nyeri, perih, dan gatal di area vagina.

Keputihan jenis ini memang berbahaya, namun pembaca tak perlu kawatir berlebihan dulu karena masalah ini sebenarnya dapat dicegah. Seperti telah disebutkan diatas, salah satu penyebab keputihan ini adalah infeksi jamur dan bakteri akibat pola hidup yang tidak sehat. Oleh sebab itu jelas bahwa cara untuk mencegah keputihan patologis ini adalah hudup sehat dan bersih. Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan untuk mencegah keputihan patologis:

  • Bersihkan secara benar daerah kewanitaan

Setelah selesai buang air usahakan untuk selalu membersihkan miss V dengan benar, yakni dari arah depan ke belakang. Hal ini bertujuan untuk menghindari bakteri yang terdapat di anus berpindah ke daerah miss V.

  • Ganti celana dalam secara rutin minimal 2 kali sehari

Celana dalam merupakan pakaian yang langsung bersinggungan dengan daerah kewanitaan. Oleh sebab itu usahakan untuk selalu mengganti celana dalam minimal 2 kali sehari. Hal ini bertujuan agar celana dalam selalu bersih dan terhindar dari bakteri dan jamur.

  • Ganti pembalut sesering mungkin selama menstruasi

Usahakan untuk mengganti pembalut setiap 4 – 5 jam sekali selama menstruasi. Hal ini tentunya bertujuan untuk menghindarkan miss V dari keadaan lembab yang berpotensi memicu pertumbuhan bakteri dan jamur. Selain itu gunakan pembalut yang mengandungantiseptik dari bahan alami, sehingga dapat membunuh kuman

Hubungi Kami

Rahma

Telp/SMS: 0823 3184 4323
Pin BB: 57FEF65F

Jl. Kutisari Indah Utara 4/15 Surabaya

 

Comments

Tinggalkan komentar Anda